Perbedaan utama AR dan VR adalah hubungan pengguna dengan lingkungan nyata. AR menambahkan elemen digital ke tampilan dunia nyata. VR menghadirkan lingkungan virtual sebagai tampilan utama. Pilihan terbaik mengikuti tugas yang perlu dilakukan pengguna dan kondisi penggunaannya.
Perbandingan AR dan VR
| Pertimbangan | AR | VR |
|---|---|---|
| Konteks ruang | Memakai lingkungan nyata sebagai konteks | Menyediakan ruang virtual yang dirancang. |
| Tugas yang sesuai | Penempatan objek, lapisan informasi, interaksi kamera | Eksplorasi ruang, simulasi, latihan dalam skenario. |
| Distribusi | Dapat lewat smartphone, aplikasi, atau web sesuai fitur | Headset dan pengelolaan perangkat untuk pengalaman imersif. |
| Risiko operasional | Tracking, cahaya, browser, dan perangkat | Pergantian peserta, area gerak, operator, dan kenyamanan. |
Perbandingan ini bukan urutan kecanggihan. Pengalaman dengan fitur lebih sedikit dapat lebih tepat jika menyelesaikan kebutuhan dengan langkah yang lebih singkat.
Pilih AR ketika ruang nyata membantu keputusan
Contoh: calon pembeli perlu melihat bagaimana objek ditempatkan di ruangan. AR mempertahankan konteks ruang pengguna. Namun, ketepatan skala, stabilitas tracking, dan representasi material harus diuji sebelum pengalaman digunakan sebagai alat bantu keputusan.
Lihat pengertian dan cara kerja AR untuk konsep dasarnya.
Pilih VR ketika lingkungan perlu dirancang
Contoh: peserta perlu mengeksplorasi area yang tidak dapat dihadirkan di booth atau berlatih urutan tindakan dalam simulasi. VR memberi ruang yang dapat dirancang, tetapi membutuhkan pengelolaan sesi dan alternatif bagi pengguna yang tidak ingin memakai headset.
Untuk training, hasil perlu dievaluasi dengan kriteria pembelajaran. Rasa hadir atau kesan visual tidak cukup untuk menyimpulkan peningkatan kemampuan kerja.
Apakah keduanya bisa digabung?
Bisa, sesuai perangkat dan rancangan experience. Namun, penggunaan istilah AR, VR, atau mixed reality di materi pemasaran tidak menjelaskan seluruh kemampuan produk. Minta demo tindakan pengguna serta gambaran apa yang benar-benar terlihat di perangkat.
Pada Giti AR/VR @ GIIAS Experience, interaksi berkaitan dengan pergantian ban. Pelajaran untuk brief adalah mendefinisikan tugas terlebih dahulu, kemudian memilih komponen teknologi yang diperlukan.
Tiga pertanyaan sebelum memilih
- Apakah pengguna perlu melihat lingkungan aslinya untuk menyelesaikan tugas?
- Apakah smartphone peserta cukup, atau perangkat akan disediakan?
- Berapa lama satu sesi dan berapa orang harus dilayani?
Jika ketiganya belum jelas, mulai dari prototipe kecil. Bahas scope melalui layanan AR atau layanan VR Tenstud setelah tugas pengguna ditetapkan.
Pertanyaan yang sering diajukan
Mana yang lebih baik untuk brand activation, AR atau VR?
Tidak ada pilihan universal. AR relevan ketika lingkungan nyata membantu interaksi. VR relevan ketika pengalaman membutuhkan ruang virtual yang dirancang.
Apakah VR selalu lebih mahal daripada AR?
Tidak selalu. Biaya dipengaruhi kompleksitas aset, interaksi, perangkat, dan operasional. AR kompleks dapat membutuhkan scope lebih besar daripada VR sederhana.
