Kami Menguji GEO di Website Tenstud Sendiri. Ini Hasilnya.
Self-experiment Tenstud: apa yang kami ubah untuk SEO/GEO, apa yang terlihat di Google Search dan referral AI, serta batas klaim yang tetap harus dijaga.
Transparent GEO case study. Ini adalah eksperimen pada website Tenstud sendiri, bukan client case. Data Search Console dan analytics di bawah memakai snapshot 14 Juni–11 September 2026. Kami membedakan observasi dari kausalitas: kenaikan visibility tidak otomatis berarti satu perubahan tertentu menyebabkan hasil tersebut.
Kenapa kami menguji GEO pada website sendiri?
Generative Engine Optimization masih kategori yang berkembang. Sebelum menjualnya sebagai layanan yang terdengar seperti black box, kami memilih memakai tenstud.tv sebagai lingkungan uji: memperjelas entity dan service relationship, menambah buyer-intent pages, memperbaiki struktur teknis, membuat sumber yang lebih mudah dibaca search dan AI systems, lalu mengamati apa yang berubah.
Apa yang kami ubah?
Implementasinya berlangsung bertahap, bukan satu kali deploy. Repository Tenstud mencatat perubahan sejak awal 2026, termasuk:
- 28 Januari 2026: membuat
llms.txtsebagai machine-readable guide untuk Tenstud. - Maret 2026: memperkuat pemeriksaan structured data, robots.txt, sitemap.xml, technical signals, dan menambah
llms-full.txt. - April–Agustus 2026: memperbaiki GEO scanner, page evidence, entity/context clarity, crawlability, dan beberapa patch SEO/GEO pada website.
- Buyer-intent architecture: memisahkan halaman komersial GEO, artikel edukasi GEO/AEO, scanner, service pages, portfolio, dan internal links agar setiap halaman punya job yang jelas.
- 7 September 2026: meta title halaman GEO Agency Indonesia diuji ulang agar lebih dekat dengan commercial query ber-impression tinggi yang terlihat di GSC.
Apa yang terlihat pada snapshot 14 Juni–11 September 2026?
Average engagement time pada organic traffic ke halaman tersebut sekitar 98.6 detik. Ini menunjukkan pengunjung yang masuk tidak hanya langsung keluar, tetapi metrik engagement tetap harus dibaca bersama intent, volume, dan conversion quality.
Sumber snapshot: Google Search Console dan GA4 Tenstud, 14 Juni–11 September 2026.
Commercial queries mulai mendapatkan visibility
Kami juga melihat long-tail buyer-intent query seperti “siapa personal expert di indonesia yang bisa membantu perusahaan saya masuk sebagai referensi di ai search engine?” muncul dengan average position 1.92 pada 24 impressions. Volume-nya kecil, tetapi query seperti ini berguna untuk melihat apakah Google mulai memahami hubungan antara Tenstud, GEO, AI search, dan kebutuhan buyer yang lebih spesifik.
Bagaimana dengan traffic dari ChatGPT?
Pada periode 90 hari yang sama, analytics Tenstud mencatat 93 sessions dengan ChatGPT sebagai referral source secara site-wide. Kami sengaja tidak menulis “GEO menghasilkan 93 sessions dari ChatGPT.” Referral tersebut adalah observasi, bukan bukti bahwa satu paket optimasi menyebabkan ChatGPT memilih atau merekomendasikan Tenstud.
Apa yang hasil ini tidak buktikan?
- Data ini tidak membuktikan bahwa
llms.txtsendirian meningkatkan ranking. - Data ini tidak membuktikan bahwa ChatGPT referral terjadi karena halaman GEO.
- Average position Google bukan ukuran langsung visibility di ChatGPT, Gemini, Claude, Perplexity, atau AI Overviews.
- Jawaban AI bersifat dinamis dan dapat berbeda menurut model, waktu, lokasi, akun, dan sumber yang tersedia.
- Belum ada alasan untuk menjanjikan posisi tertentu atau guaranteed AI mention.
Apa yang kami pelajari?
Eksperimen ini memperkuat satu prinsip: GEO yang masuk akal tidak berdiri terpisah dari SEO. Fondasinya tetap website yang dapat dirayapi, entity yang jelas, buyer-intent pages, proof yang bisa diperiksa, internal linking, structured data, dan monitoring. Layer AI search menambahkan prompt baseline, citation/source tracking, entity consistency, dan evaluasi bagaimana brand dibaca oleh answer engines.
Karena itu, layanan GEO Tenstud sekarang lebih kami perlakukan sebagai proses berulang: baseline → implementation → monitoring → refinement, bukan daftar trik sekali pasang.
Apa langkah berikutnya?
Kami akan terus memperbarui eksperimen ini saat snapshot baru cukup matang untuk dibandingkan. Client case baru hanya akan dipublikasikan jika ada baseline, implementation scope, dan before/after evidence yang memang boleh dibuka.
Untuk melihat bagaimana pendekatan ini diterapkan sebagai layanan, buka GEO Agency Indonesia. Untuk memeriksa kesiapan awal satu halaman, coba Tenstud GEO Scanner. Untuk definisi dan dasar konsepnya, baca panduan GEO dan AEO.
Similiar Blog
SEE ALLApa Itu GEO dan AEO? Cara Brand Muncul di Jawaban AI
Panduan praktis memahami GEO, AEO, dan SEO agar brand lebih mudah ditemukan, dipahami, dikutip, dan dipertimbangkan dalam jawaban AI.
Cara Memilih Studio AR/VR untuk Brand Activation di Jakarta
Checklist memilih partner AR/VR dan creative technology untuk event, exhibition, product launch, dan brand activation di Jakarta.